Rabu, 12 Mei 2010

di saat aqu merasa jenuh

Dalam tenang aqu merintih, menangis kepada Mu. Aqu sungguh terpuruk.
Mengapa hidup qu ini seperti ta berguna. Semua kebahagiaanqu terasa sirna.
Semua semangat hidup qu hilang. Meski semua apa yang qu inginkan sudah qu dapat.
Semua otot-otot qu terasa tegang. Semua pikiran merasuk ke dalam otak qu,
bahkan ke dalam saraf-sarafqu. Aqu ta mengerti apa yang harus aqu lakukan.
Semua apa yang akan aqu lakukan terasa ta berarti. Semua yang qu lakukan
ta akan bisa membuat qu bahagia. Tuhan carika aqu semangat hidupqu.
Aqu lelah dengan hidup qu. Semua qu rasa hambar. Selalu aqu menangis ta menentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar