Kamis, 19 Juli 2012

Cara berhijab yang "benar"



Assalamu’alaikum.. Alhamdulillah saya akhirnya bisa kembali posting setelah beberapa vakum dengan kesibukan. Kali ini saya akan mengangkat tema yang berhubungan dengan hijab berhijab. Tapi tidak seperti sebelumnya yang hanya memberikan beberapa tips berhijab. Pada postingan kali ini saya akan memberikan info berhijab yang benar menurut syariat islam.
Yang sering menjadi pertanyaan, bagaimana sih berhijab yang benar itu? Apa hanya sekedar memakai penutup kepala dan menutupi sebagian tubuhnya? Pada kenyataannya para ukhti memang berhijab namun kadang-kadang mereka memakai pakaian yang ketat dan tipis kemudian dengan dada yang menonjol. Nah bagaimana jika begitu? 

 
Sesuai dengan surat An – Nuur ayat 31
31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.


Dan juga surat Al – Ahzab ayat 59
59. Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.
Berdasarkan ayat-ayat diatas para ulama mengatakan hijab itu penutup kepala, dada, dan muka. Ada pula ulama yang mengatakan hijab itu adalah baju kurung yang artinya menutupi seluruh bagian tubuhnya. Sedangkan Al – Asy’ariy berpendapat bahwa hijab ialah baju yang dapat menutupi seluruh badan. Dengan demikian hijab dapat diartikan kerudung yang menutupi bagian kepala, dada dan punggung namun seperti baju kurung yang longgar. Jadi bisa disimpulkan berhijab yang benar itu,
  1. Yang tidak ketat, membentuk postur tubuh, atau bisa dikatakan longgar. Yang demikian ini akan mengundang syahwat para akhi.
  2. Yang menutupi dadanya, tidak menunjukkan dadanya. Ini juga akan mengundang syahwat dan merugikan orang lain.
  3. Yang menutupi auratnya, seperti memakai baju lengan panjang, rok dan celana semata kaki. Dan tidak memakai celana jeans yang ketat untuk menghindari terbentuknya postur tubuh.

Demikian cara berhijab yang benar menurut syariat islam. Namun kita semua heran mengapa masih saja ada sebagian ukhti yang enggan merealisasikan padahal sudah jelas terdapat dalam ayat-ayat Allah. Semoga postingan saya ini mampu menjawab pertanyaan para ukhti. Semoga bermanfaat ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar